Empat Anak Tenggelam di Kolam Warga, Wabup Paluta Sampaikan Belasungkawa Empat Anak Tenggelam di Kolam Warga, Wabup Paluta Sampaikan Belasungkawa

Empat Anak Tenggelam di Kolam Warga, Wabup Paluta Sampaikan Belasungkawa

Empat Anak Tenggelam di Kolam Warga, Wabup Paluta Sampaikan Belasungkawa. (Foto: dok/ist)

SMSNEWS.id | Paluta – Duka mendalam menyelimuti warga Desa Siancimun, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara, setelah empat orang anak meninggal dunia akibat tenggelam di kolam milik warga di Dusun Rokan Baru, Desa Rondaman.

Peristiwa tragis yang terjadi pada Jumat (6/3/26) tersebut mengguncang masyarakat sekitar. Sebagai bentuk kepedulian, Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap mendatangi rumah duka untuk melayat sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara, Mula Rotua Siregar, S.Sos., Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, S.STP., M.M., para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Halongonan Timur, serta aparat desa dan tokoh masyarakat.

Dalam suasana penuh haru, Wakil Bupati bersama rombongan dan warga setempat memanjatkan doa bagi keempat anak yang menjadi korban musibah tersebut.

Basri Harahap menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas tragedi yang terjadi.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian ananda tercinta. Ini adalah ujian yang sangat berat. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam suasana duka ini merupakan bentuk empati dan dukungan moral kepada keluarga korban yang sedang menghadapi cobaan berat.

Selain itu, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan anak-anak, khususnya saat bermain di sekitar area yang berpotensi membahayakan.

“Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar para orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di tempat yang berisiko seperti kolam air,” katanya.

Musibah yang merenggut nyawa empat anak tersebut meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Pemerintah daerah berharap kehadiran para pimpinan daerah dapat memberikan penghiburan serta memperkuat semangat keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit ini. (Gomal)

Editor: Red

Lebih baru Lebih lama