Pdt. Nanlohy Ajak Jemaat Hidup dalam Kasih Allah Pdt. Nanlohy Ajak Jemaat Hidup dalam Kasih Allah

Pdt. Nanlohy Ajak Jemaat Hidup dalam Kasih Allah

Pdt. Nanlohy Ajak Jemaat Hidup dalam Kasih Allah. (Foto: dok/Jos/ist)

SMSNEWS.id | Sorong — Pesan tentang pentingnya kasih Allah menjadi inti khotbah Ketua Majelis Jemaat GKI Syaloom Klademak, Pdt. L. Nanlohy, S.Th., M.Mis., saat memimpin ibadah gabungan Kelompok Sel Pemuridan (KSP) Rayon 1.

Ibadah gabungan tersebut digelar di rumah Ketua KSP Tarbantin, Penatua Paulina Djiparem, dan diikuti oleh empat kelompok sel pemuridan, yakni KSP Tarbantin, KSP Aras, KSP Sanobar, serta KSP Zaitum.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari awal pelayanan Pdt. L. Nanlohy sebagai Ketua Majelis Jemaat GKI Syaloom Klademak setelah resmi dimutasikan untuk menjalankan tugas tersebut pada 23 Agustus 2026.

Dalam khotbahnya, Pdt. Nanlohy mengangkat firman Tuhan yang terdapat dalam 1 Yohanes 4:12-16. Melalui bagian Alkitab tersebut, jemaat diajak untuk memahami bahwa keberadaan dan kasih Allah dapat dirasakan serta dinyatakan melalui kehidupan orang-orang yang saling mengasihi.

Pdt. Nanlohy menegaskan bahwa tidak seorang pun pernah melihat Allah secara langsung. Namun, kasih Allah dapat menjadi nyata ketika orang percaya membangun kehidupan yang dipenuhi kasih terhadap sesama.

Karena itu, kehidupan orang percaya tidak cukup hanya berbicara tentang kasih, tetapi harus mampu menghadirkannya dalam tindakan nyata.

Dalam renungannya, ia secara khusus menghubungkan makna kasih tersebut dengan kehidupan keluarga. Menurutnya, kasih tidak selalu membutuhkan ungkapan yang besar dan panjang.

Kasih justru sering kali hadir melalui tindakan-tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan, seperti kesediaan mendengarkan ketika anggota keluarga berbicara, memahami keadaan satu sama lain dan tetap hadir ketika menghadapi persoalan.

Pesan tersebut dinilai penting karena kehidupan keluarga tidak selalu berada dalam kondisi yang ideal. Setiap keluarga dapat menghadapi perbedaan pendapat, kesalahpahaman, kekecewaan maupun berbagai luka yang muncul dalam perjalanan kehidupan bersama.

Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti mengasihi.

Pdt. Nanlohy menyampaikan bahwa kasih Allah memberikan kekuatan bagi setiap orang percaya untuk tetap mengasihi, mengampuni dan menerima satu sama lain.

Nilai tersebut, menurutnya, perlu terus dipelihara bukan hanya dalam kehidupan keluarga, tetapi juga dalam kehidupan persekutuan jemaat.

Dengan demikian, kasih tidak berhenti sebagai sebuah ajaran dalam kehidupan kekristenan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam hubungan sehari-hari antara satu dengan yang lainnya.

Ibadah gabungan Rayon 1 GKI Syaloom Klademak berlangsung dalam suasana penuh sukacita. Jemaat dari berbagai KSP terlihat mengikuti rangkaian ibadah dan perenungan firman Tuhan dengan penuh kebersamaan.

Setelah ibadah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan malam bersama. Momen tersebut dimanfaatkan jemaat untuk mempererat hubungan persaudaraan sekaligus membangun kebersamaan dalam kehidupan persekutuan.

Kegiatan ibadah gabungan tingkat rayon tersebut menjadi salah satu bentuk persekutuan jemaat yang tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga memperkuat hubungan kekeluargaan di antara anggota jemaat GKI Syaloom Klademak.

Dari pantauan media ini, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan penuh sukacita. Kebersamaan yang terbangun di antara anggota KSP menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan persekutuan jemaat tetap erat dan harmonis. (Jos)

Editor: Red

Lebih baru Lebih lama