Majelis Syaloom Klademak Awali Tahun Kepedulian melalui Ibadah Outdoor Majelis Syaloom Klademak Awali Tahun Kepedulian melalui Ibadah Outdoor

Majelis Syaloom Klademak Awali Tahun Kepedulian melalui Ibadah Outdoor

Majelis Syaloom Klademak Awali Tahun Kepedulian melalui Ibadah Outdoor. (Foto: dok/Jos/ist)

SMSNEWS.id | Sorong – Majelis Jemaat GKI Syaloom Klademak Sorong, Provinsi Papua Barat Daya mengawali Tahun 2026 dengan pelaksanaan ibadah majelis yang berbeda dari biasanya. Ibadah perdana bulan Januari yang biasanya berlangsung dalam ruang gereja kini digelar secara outdoor atas permintaan Ketua Jemaat, Pdt. Els Putirulan Maniagasi, S.Th., M.Mis.

Pelaksanaan ibadah di tepi alam terbuka yang digelar pada Sabtu (24/1/26) tersebut disambut antusias oleh seluruh majelis karena selain beribadah, kegiatan ini juga menjadi sarana rekreasi bersama untuk memperkuat tali pelayanan. Momentum alam turut dimanfaatkan pendeta untuk mengaitkan keindahan ciptaan Tuhan dengan refleksi rohani.

Majelis Syaloom Klademak Awali Tahun Kepedulian melalui Ibadah Outdoor. (Foto: dok/Jos/ist)

Sebelum berkhotbah, Pdt. Maniagasi mengajak para majelis memperhatikan deburan ombak yang datang silih berganti. Pertanyaan pendeta mengenai makna ombak dalam kehidupan sehari-hari dijawab oleh beberapa majelis. Salah satu peserta menyampaikan bahwa ombak laut mengajarkan keseimbangan dan dinamika kehidupan, yang menunjukkan bahwa manusia pun mengalami pasang surut dalam perjalanan iman. Jawaban tersebut disambut positif dan menjadi jembatan memasuki inti renungan.

Melalui nas Alkitab dari Lukas 10:25-37, Pendeta mengangkat tema “Orang Samaria yang Murah Hati”. Dalam khotbahnya, beliau menekankan bahwa prinsip kemurahan hati dan kepedulian sosial harus menjadi identitas para majelis sepanjang tahun ini. Kutipan di ayat 35 menjadi penekanan penting: “Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: ‘Rawatlah dia, dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.’” Menurut pendeta, ayat tersebut menggambarkan tindakan nyata kepedulian yang tidak sekadar berbicara tetapi memberi dan bertanggung jawab.

Majelis Syaloom Klademak Awali Tahun Kepedulian melalui Ibadah Outdoor. (Foto: dok/Jos/ist)

Usai ibadah, para majelis mengikuti sejumlah permainan seperti lari balon serta lomba lari mengisi air ke dalam gelas menggunakan tangan. Panitia menyediakan hadiah menarik bagi peserta, dan seluruh rangkaian acara diakhiri dengan makan bersama dalam suasana sukacita.

Melalui kegiatan ini, Pdt. Maniagasi berharap para majelis dapat menjalani Tahun Kepedulian dengan serius, menjadi teladan pelayanan yang berempati, dan hadir bagi sesama sebagaimana diteladankan oleh orang Samaria yang murah hati. (Jos)

Editor: Red

Lebih baru Lebih lama