Punguan Simbolon Mulai Tahun dengan Ibadah Syukur dan Tortor Kebersamaan Punguan Simbolon Mulai Tahun dengan Ibadah Syukur dan Tortor Kebersamaan

Punguan Simbolon Mulai Tahun dengan Ibadah Syukur dan Tortor Kebersamaan

Punguan Simbolon Mulai Tahun dengan Ibadah Syukur dan Tortor Kebersamaan. (Foto: dok/Jos/ist)

SMSNEWS.id | Sorong — Mengawali Tahun 2026, punguan Simbolon bersama boru, bere, dan ibebere menggelar ibadah syukur awal tahun atau ibadah bona taon di Taman Wisata Tanjung Kasuari Sinar Numfor, Minggu (25/1/26). Tradisi bona taon merupakan ciri khas punguan marga Batak yang bertujuan mengucap syukur atas penyertaan Tuhan pada tahun sebelumnya, serta mengawali tahun baru dengan doa dan harapan yang baru.

Ibadah dipimpin oleh Gembala Tuhan Ny. Tinambunan yang menyoroti renungan dari 1 Korintus 12:25–26. Tema yang diangkat ialah satahi saoloan, satogu sapartondion, sementara subtema saling menguatkan untuk masa depan punguan Simbolon yang lebih baik dan berdampak. Melalui tema tersebut, gembala menekankan bahwa setiap anggota punguan adalah bagian dari satu tubuh yang saling membutuhkan dan wajib saling menguatkan.

Punguan Simbolon Mulai Tahun dengan Ibadah Syukur dan Tortor Kebersamaan. (Foto: dok/Jos/ist)

“Tujuan kebaktian ini bukan hanya mengucap syukur, tetapi juga mempererat silaturahmi antar anggota punguan serta memulai tahun dengan semangat kebersamaan,” ujarnya dalam khotbah.

Setelah ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian sambutan resmi oleh ketua panitia, ketua punguan Simbolon, penasehat, serta perwakilan boru, bere, dan ibebere. Rangkaian sambutan tersebut semakin mempertegas komitmen punguan untuk menjaga kekompakan dan peran sosial di tengah masyarakat.

Punguan Simbolon Mulai Tahun dengan Ibadah Syukur dan Tortor Kebersamaan. (Foto: dok/Jos/ist)

Acara syukur ini menjadi meriah dengan adanya berbagai permainan (games), kegiatan tortor (tarian Batak), hingga keterlibatan lintas generasi mulai dari orang tua, pemuda, hingga anak-anak. Kekompakan semakin terasa ketika tortor dilakukan secara bersama-sama, mencerminkan makna tema satahi saoloan yang berarti sehati dan sejalan.

Sebagai penutup, dipersembahkan lagu-lagu hiburan daerah Batak yang menghangatkan suasana dan membuat seluruh anggota punguan menikmati kebersamaan di awal tahun. Melalui kegiatan ini, punguan Simbolon berharap tali persaudaraan semakin kuat dan dampak sosial positif bagi lingkungan semakin nyata di tahun yang baru. (Jos)

Editor: Red

Lebih baru Lebih lama