![]() |
| Tunggul Simanjuntak Kapten Kapal Ferry Kaldera Toba semasa hidupnya. (Foto: dok/ist) |
SMSNEWS.id | Medan – Kabar duka menyelimuti kru Kapal Ferry Kaldera Toba setelah kapten mereka, Tunggul Simanjuntak (52), ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di dalam kapal, Jumat (20/2/26).
Korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB oleh salah satu kru kapal, Pradipta Marbun (32), di area ramp door. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan selimut tipis melilit di lehernya.
Menurut keterangan saksi, sebelumnya korban sempat melakukan olahraga di dalam kapal sebelum pukul 06.00 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, pada pukul 06.09 WIB korban terlihat memasuki ruang ramp door dan tidak terlihat keluar kembali.
“Saya masuk ke dalam dan melihat Pak Tunggul sudah tergantung. Saya langsung memanggil kru yang lain. Sampai sekarang saya masih tidak menyangka,” kata Pradipta dengan mata berkaca-kaca.
Pradipta diketahui merupakan kru yang cukup dekat dengan korban dan kerap berkomunikasi intens dalam urusan pekerjaan. Kejadian ini pun membuat seluruh kru kapal terpukul.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang untuk memastikan penyebab kematian korban.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat korban merupakan nakhoda yang memegang tanggung jawab penuh atas operasional dan keselamatan pelayaran kapal tersebut. Hingga kini, suasana duka masih menyelimuti rekan-rekan kerja dan keluarga yang ditinggalkan. (Gomal)
Editor: Red

