![]() |
| Kebakaran Dini Hari di Pantai Klademak, Ratusan Rumah Ludes Terbakar. (Foto: dok/ist) |
SMSNEWS.id | Sorong – Ratusan rumah warga di kawasan Jalan Baru Pantai Klademak, Kota Sorong, Papua Barat Daya, ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIT.
Musibah yang terjadi saat sebagian besar warga sedang beristirahat itu menyebabkan kepanikan luar biasa. Api yang diduga berasal dari salah satu titik di kawasan permukiman dengan cepat menjalar ke bangunan lain karena jarak antar rumah yang berdekatan.
Warga yang terbangun akibat teriakan minta tolong langsung berusaha menyelamatkan diri dan membantu memadamkan api menggunakan peralatan sederhana. Sejumlah warga terlihat membawa ember dan selang air untuk mengurangi penyebaran api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Salah seorang korban, berinisial W, mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.
“Saya hanya fokus menyelamatkan anak. Saat keluar rumah, api sudah besar. Semua barang habis terbakar, tidak ada yang tersisa selain pakaian yang kami pakai,” ungkapnya.
Menurut warga, kobaran api terus membesar dalam waktu singkat sehingga banyak rumah tidak dapat diselamatkan. Kondisi tersebut membuat sebagian besar penghuni hanya mampu menyelamatkan diri tanpa membawa harta benda.
![]() |
| Anggota DPRD Kota Sorong, Nuryadi. (Foto: dok/ist) |
Di tengah suasana duka para korban, Anggota DPRD Kota Sorong, Nuryadi, hadir meninjau lokasi kebakaran dan memberikan dukungan moral kepada warga terdampak.
Ia meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.
“Korban saat ini sangat membutuhkan bantuan darurat. Pemerintah daerah harus segera menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, kebutuhan pokok, serta menyiapkan tempat penampungan sementara bagi warga yang terdampak,” ujarnya.
Mengenai berkembangnya informasi terkait dugaan adanya penimbunan BBM di sekitar lokasi kejadian, Nuryadi memilih menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
“Itu menjadi kewenangan pihak kepolisian untuk menyelidiki dan menyampaikan hasilnya. Kita tunggu proses penyelidikan yang sedang berjalan,” katanya.
Sementara itu, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan sumber dan penyebab kebakaran. Petugas juga melakukan pendataan terhadap jumlah rumah yang terbakar serta total korban terdampak.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun jumlah kerugian material yang ditimbulkan. Namun, musibah tersebut diperkirakan menyebabkan kerugian yang sangat besar dan membuat ratusan warga kehilangan tempat tinggal dalam sekejap. (Jos)
Editor: Red


