![]() |
| Resmi Mengawali Tugas, Kapolda PBD Brigjen Pol Audie Sonny Latuheru Disambut Forkopimda di Sorong. (Foto: dok/ist) |
SMSNEWS.id | Sorong – Suasana hangat mewarnai penyambutan Kapolda Papua Barat Daya yang baru, Audie Sonny Latuheru, saat tiba di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Senin (6/7/2026).
Brigjen Pol Audie Sonny Latuheru bersama istri, Loury Audie Latuheru, disambut oleh jajaran Polda Papua Barat Daya, unsur Forkopimda Provinsi Papua Barat Daya, serta para pejabat pemerintah daerah sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol dimulainya kepemimpinan baru di institusi kepolisian setempat.
Prosesi penyambutan dipimpin oleh Kapolda sebelumnya, Semmy Ronny Thaba, didampingi pejabat utama Polda Papua Barat Daya dan tamu undangan lainnya.
Pergantian kepemimpinan di lingkungan Polri ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di seluruh wilayah Papua Barat Daya.
Selain menjaga stabilitas keamanan, kepemimpinan Brigjen Pol Audie Sonny Latuheru juga diharapkan mampu mempererat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen bangsa dalam mendukung pembangunan daerah.
Harapan tersebut turut disampaikan oleh seorang mahasiswa di Sorong yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, pergantian pejabat semestinya membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Setiap pergantian pejabat di lingkungan Polri, TNI, pemerintah daerah, BUMN maupun BUMD hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Setelah mengikuti rangkaian penyambutan di bandara, Brigjen Pol Audie Sonny Latuheru beserta rombongan kemudian menuju Hotel Aston Sorong untuk melanjutkan agenda berikutnya.
Kehadiran Kapolda baru diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui pelayanan yang profesional, transparan, serta mampu menjawab berbagai tantangan keamanan di wilayah Papua Barat Daya. (Jos)
Editor: Red

