Muskomcab Tuntas, Dareptus Dominikus Barasa Siap Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Pemuda Katolik Batam Muskomcab Tuntas, Dareptus Dominikus Barasa Siap Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Pemuda Katolik Batam

Muskomcab Tuntas, Dareptus Dominikus Barasa Siap Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Pemuda Katolik Batam

Muskomcab Tuntas, Dareptus Dominikus Barasa Siap Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Pemuda Katolik Batam. (Foto: dok/ist)

SMSNEWS.id | Batam – Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik Kota Batam yang berlangsung di Hotel Venia, Batu Aji, Minggu (11/10/2026), menetapkan Dareptus Dominikus Barasa, S.Pd., sebagai ketua untuk periode 2026–2029 secara aklamasi.

Keputusan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dalam membangun kader Pemuda Katolik yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.

Muskomcab dihadiri Pastor Moderator Pemuda Katolik, RD. Laurensius Dihe Sanga, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kepulauan Riau, Nimrod Siahaan, S.Ak., beserta jajaran, pengurus demisioner, perwakilan kader Komcab Batam, serta para Plt. Ketua Komisariat Anak Cabang (Komac) di Kota Batam.

Jalannya sidang dipimpin Ketua OKK Komda Kepri, Laurensius Yanto Budi, S.E., bersama unsur kepanitiaan dan perwakilan organisasi dari tingkat Komda, Komcab, serta Komac.

Mengutamakan Mekanisme Organisasi

Pelaksanaan Muskomcab mengacu pada AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO) Pemuda Katolik, khususnya BAB V tentang Musyawarah dan Rapat-Rapat, Pasal 26 mengenai Musyawarah Komisariat Cabang dan Musyawarah Komisariat Cabang Luar Biasa.

Kepatuhan terhadap aturan organisasi menjadi bagian penting untuk memastikan proses pengambilan keputusan berlangsung melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Panitia Muskomcab, Michael Misron, S.H., menekankan bahwa terselenggaranya musyawarah merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat, mulai dari panitia, pengurus, hingga kader yang hadir.

Ia juga dapat menyoroti pentingnya menjadikan Muskomcab sebagai ruang evaluasi dan penyatuan komitmen agar kepemimpinan berikutnya mampu meneruskan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan gagasan baru bagi perkembangan organisasi.

Komda Dorong Konsolidasi dan Kaderisasi

Ketua Komda Kepri, Nimrod Siahaan, S.Ak., menekankan bahwa terpilihnya ketua baru harus diikuti dengan kerja nyata, bukan berhenti pada keputusan musyawarah.

Konsolidasi internal, penguatan kaderisasi, penataan kepengurusan, dan pengembangan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dapat menjadi prioritas dalam membangun organisasi yang semakin kuat.

Dukungan seluruh kader juga dibutuhkan agar ketua terpilih dapat menjalankan mandat organisasi secara kolektif, terbuka, dan bertanggung jawab.

Pastor Moderator Tekankan Nilai Pelayanan

Sementara itu, Pastor Moderator Pemuda Katolik, RD. Laurensius Dihe Sanga, mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi, pertumbuhan iman, dan semangat melayani sesama.

Dalam konteks tersebut, kader Pemuda Katolik diharapkan mampu menjadi pribadi yang membawa nilai-nilai kasih, persaudaraan, kejujuran, dan kepedulian sosial ke dalam kehidupan bermasyarakat.

Pesan pembinaan rohani tersebut relevan dengan tantangan generasi muda yang dituntut tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi teladan melalui sikap dan tindakan nyata.

Tim Formatur Segera Dibentuk

Usai ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi, Dareptus Dominikus Barasa diperintahkan segera membentuk tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan Pemuda Katolik Komcab Batam periode 2026–2029.

Struktur kepengurusan yang telah disusun selanjutnya akan diajukan untuk mendapatkan SK dari Komda Kepri sebelum dilaksanakan pelantikan sesuai mekanisme organisasi.

Tahapan tersebut menjadi pekerjaan awal bagi kepemimpinan baru untuk memastikan pembagian tugas, penguatan koordinasi, dan pelaksanaan program kerja dapat berjalan secara terarah.

Terpilihnya Dareptus diharapkan menjadi awal penguatan Pemuda Katolik Komcab Batam sebagai organisasi kader yang tidak hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga mampu mengambil peran strategis dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan di Kota Batam. (John)

Editor: Red

Lebih baru Lebih lama