Meriah dan Penuh Makna: Tutup Tahun Punguan Tuan Sihubil di Sorong Meriah dan Penuh Makna: Tutup Tahun Punguan Tuan Sihubil di Sorong

Meriah dan Penuh Makna: Tutup Tahun Punguan Tuan Sihubil di Sorong

Meriah dan Penuh Makna: Tutup Tahun Punguan Tuan Sihubil di Sorong. (Foto: dok/Jos/ist)

SMSNEWS.id | Sorong — Menutup Tahun 2025, Punguan Tuan Sihubil, Boru, Bere, dan Ibebere se-Sorong Raya menggelar kegiatan budaya dan perlombaan keluarga yang berlangsung di Taman Wisata Sinar Nomfor, Tanjung Kasuari, Kota Sorong, Jumat (16/1/26). Acara ini sekaligus menjadi momentum mempererat kekeluargaan antaranggota punguan melalui ibadah, hiburan, serta kegiatan sosial.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pdt. Astuti Telaumbanua, S.Th. Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan pentingnya persatuan keluarga dalam menghadapi perkembangan zaman dengan tetap memegang teguh nilai adat Batak Dalihan Natolu.

Tema ibadah berbunyi “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga Diparukan” dengan subtema yang menekankan penguatan persatuan dalam Kristus, solidaritas, serta keutuhan keluarga melalui perayaan Bona Taon 2026.

Setelah ibadah, seluruh anggota punguan menikmati makan siang bersama sebelum memasuki sesi hiburan yang diisi dengan penampilan tor-tor dari berbagai kelompok usia. Tor-tor dimulai dari peserta TK-SD, remaja SMP-SMA, pemuda-pemudi, hingga bere dan ibebere. Tor-tor panitia dan hula-hula yang terdiri dari marga Baringbing, Silaen, dan Tampubolon menjadi penutup sesi budaya tersebut.

Suasana semakin meriah saat sejumlah perlombaan khas keluarga dibuka panitia. Peserta tampak antusias mengikuti lomba memasukkan sarung tanpa tangan, lomba sedotan karet, tari balon suami-istri, hingga lomba duduk kursi berirama. Keriuhan diselingi tawa dan sorakan dari penonton, sementara panitia menyiapkan hadiah uang tunai bagi pemenang.

Seorang pemuda yang hadir mengungkapkan rasa bangganya mengikuti kegiatan tersebut.

“Acara ini menyatukan kami, anak-anak muda juga senang karena dapat hiburan dan saweran waktu manortor. Pokoknya seru dan berkesan,” katanya sambil tersenyum.

Selain menyuguhkan hiburan, kegiatan ini juga memiliki nilai sosial melalui pemberian diakonia bagi janda, duda, dan anggota yang tidak lagi mampu menjalani aktivitas sehari-hari. Momen tersebut menjadi bentuk perhatian punguan terhadap anggotanya.

Kegiatan tutup tahun ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIT dan ditutup dengan penuh sukacita sebagai awal menyongsong Tahun 2026. (Jos)

Editor : John

Lebih baru Lebih lama