Musrenbang RKPD Samosir 2027 Dimulai di Sianjur Mulamula, Dorong Akselerasi Pembangunan Inklusif Musrenbang RKPD Samosir 2027 Dimulai di Sianjur Mulamula, Dorong Akselerasi Pembangunan Inklusif

Musrenbang RKPD Samosir 2027 Dimulai di Sianjur Mulamula, Dorong Akselerasi Pembangunan Inklusif

Musrenbang RKPD Samosir 2027 Dimulai di Sianjur Mulamula, Dorong Akselerasi Pembangunan Inklusif. (Foto: dok/ist)

SMSNEWS.id | Samosir – Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat kecamatan. Kegiatan perdana ini dilaksanakan di Kecamatan Sianjur Mulamula dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Samosir yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hotraja Sitanggang, Jumat (30/1/26), bertempat di halaman Kantor Camat Sianjur Mulamula.

Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Sumber Daya Manusia, Penguatan Ekonomi dan Inklusi Sosial Berbasis Pemberdayaan Masyarakat”. Forum ini menjadi tahapan strategis dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah, sekaligus wadah partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan guna menghasilkan perencanaan yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Hotraja Sitanggang menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Regulasi tersebut menjadi dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan yang terintegrasi mulai dari tingkat pusat hingga desa.

“Musrenbang ini diharapkan menjadi sarana untuk mewujudkan target pembangunan tahunan yang selaras dengan rencana kerja perangkat daerah. Kehadiran kita semua menunjukkan komitmen bersama untuk mengawal perencanaan yang baik, mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat berdasarkan skala prioritas, sehingga pembangunan dapat tepat sasaran dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Samosir,” ujarnya.

Mewakili pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Samosir Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Jonny Sagala menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan forum strategis untuk merumuskan dan menyepakati usulan pembangunan yang telah disiapkan oleh masing-masing desa.

“Usulan-usulan yang telah diajukan sebelumnya, namun belum terealisasi akibat efisiensi dan keterbatasan anggaran, diharapkan dapat kembali diperjuangkan dan direalisasikan melalui mekanisme Musrenbang ini,” kata Jonny.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Samosir, Rajoki Simarmata, menjelaskan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Samosir 2025–2029. Oleh karena itu, dibutuhkan percepatan dan penguatan langkah-langkah strategis guna mencapai seluruh indikator pembangunan yang telah ditetapkan.

“Kami mengajak seluruh pemangku kebijakan, pimpinan perangkat daerah, hingga kepala desa untuk memaksimalkan potensi yang ada, baik dari sisi gagasan, semangat kolaborasi, pelaksanaan anggaran, maupun tindakan nyata yang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan jangka menengah Kabupaten Samosir,” ungkap Rajoki.

Camat Sianjur Mulamula, Andri P. Limbong, menyampaikan bahwa seluruh usulan yang dibahas dalam Musrenbang kecamatan merupakan hasil Musrenbang tingkat desa yang telah dilaksanakan pada 22–23 Januari 2026 di 12 desa se-Kecamatan Sianjur Mulamula. Dari proses tersebut, tercatat sebanyak 157 usulan pembangunan yang diajukan.

“Melalui Musrenbang tingkat kecamatan ini, dilakukan penajaman, penyelarasan klasifikasi, serta kesepakatan atas usulan rencana pembangunan desa agar dapat terintegrasi dengan perencanaan pembangunan daerah. Dengan demikian, diharapkan tercipta sinergitas dan sinkronisasi pembangunan yang berkelanjutan,” tutup Andri.

Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Sianjur Mulamula turut dihadiri Staf Ahli Bupati, para pimpinan perangkat daerah, camat se-Kabupaten Samosir, Forkopimcam Sianjur Mulamula, kepala desa, sekretaris desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Sianjur Mulamula. Hadir pula perwakilan TP PKK, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, LSM/pers, serta asosiasi profesi. (Darwin Habeahan)

Editor: Red

Lebih baru Lebih lama