![]() |
| Doa Awali Penjaringan Majelis Baru GKI Syaloom Klademak. (Foto: dok/ist) |
SMSNEWS.id | Sorong – GKI Syaloom Klademak, Provinsi Papua Barat Daya, memasuki tahapan penting dalam kehidupan bergereja dengan dimulainya proses penjaringan dan pemilihan anggota Majelis Gereja periode 2027–2031. Pergantian kepengurusan ini dilakukan setelah majelis dan syamas yang ada menyelesaikan masa pelayanan selama sekitar satu dekade.
Mengawali seluruh rangkaian kegiatan, Ketua Jemaat GKI Syaloom Klademak, Pdt. Els Putirulan Maniagasi, S.Th., M.Mis., memimpin doa bersama yang dihadiri panitia penjaringan serta para Koordinator Kelompok Sel Pemuridan (KSP) dari Rayon I hingga Rayon V di Gereja GKI Syaloom Klademak.
Dalam arahannya, Pdt. Els menegaskan bahwa pemilihan majelis bukan sekadar agenda organisasi gereja, tetapi merupakan bagian dari panggilan pelayanan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan berdasarkan tata gereja.
Karena itu, seluruh warga jemaat diminta memahami secara menyeluruh persyaratan pencalonan, memastikan administrasi telah lengkap, serta mengikuti setiap tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, seluruh proses penjaringan dan pemilihan diserahkan kepada panitia yang telah dibentuk agar dapat menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab.
"Panitia penjaringan dan pemilihan Majelis periode 2027–2031 Jemaat GKI Syaloom Klademak kita serahkan sepenuhnya kepada panitia penjaringan majelis yang sudah terpilih," kata Pdt. Els.
Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Anggota Majelis Periode 2027–2031, Pnt. J. Haurissa Surlialy, menjelaskan bahwa panitia akan segera memulai tahapan penjaringan sesuai jadwal yang telah disusun.
![]() |
| Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Anggota Majelis Periode 2027–2031, Pnt. J. Haurissa Surlialy. (Foto: dok/ist) |
Menurutnya, doa bersama menjadi wujud penyerahan seluruh proses kepada Tuhan agar pemilihan menghasilkan pemimpin-pemimpin gereja yang memiliki integritas, kerendahan hati, serta komitmen melayani.
"Yang dicari bukan sekadar figur yang dikenal atau populer, tetapi pribadi-pribadi yang benar-benar terpanggil untuk melayani jemaat sesuai kehendak Tuhan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh warga jemaat agar memastikan status keanggotaannya telah tercatat sebagai anggota sidi yang sah, sehingga dapat berpartisipasi dalam proses pemilihan sesuai aturan gereja.
Melalui proses yang diawali dengan doa dan dilaksanakan berdasarkan tata gereja, Jemaat GKI Syaloom Klademak berharap pemilihan Majelis Gereja periode 2027–2031 dapat berjalan lancar, demokratis, serta menghasilkan pelayan-pelayan yang mampu membawa jemaat semakin maju dalam pelayanan dan persekutuan. (Jos)
Editor: Red


