![]() |
| Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Paluta Subsidi 600 Paket Sembako di Halongonan. (Foto: dok/ist) |
SMSNEWS.id | Paluta - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, pasar murah digelar di Pekan Pangirkiran, Kecamatan Halongonan, Senin (2/3/26).
Program ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah, terutama menghadapi tren kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Plt Kepala Dinas Perindag Paluta, Sofyan Arifin Hasibuan, melalui Kabid Perdagangan Afrul Fachrul Rozi Harahap, menjelaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga hadir secara langsung membantu masyarakat di tengah dinamika harga pasar.
Sebanyak 600 paket sembako disiapkan bagi warga Kecamatan Halongonan. Satu paket yang semula bernilai Rp175.000 mendapat subsidi Rp50.000 dari pemerintah daerah, sehingga masyarakat hanya perlu membayar Rp125.000.
Isi paket meliputi beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta 12 butir telur. Paket tersebut disusun berdasarkan kebutuhan pokok yang paling dibutuhkan masyarakat menjelang Idul Fitri.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Sejak pagi, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi tersebut. Banyak warga mengaku terbantu dengan adanya program ini karena harga di pasaran mulai merangkak naik.
Camat Halongonan, Umar Bakti Harahap, S.Sos, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat Halongonan.
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar. Langkah ini dilakukan agar potensi lonjakan harga dapat diantisipasi sejak dini dan tidak membebani masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. (Gomal)
Editor: Red

