DPD RAJAWALI Batam Jadi Sorotan, Krista Hadi Wijaya Dorong Daerah Lain Tetap Eksis DPD RAJAWALI Batam Jadi Sorotan, Krista Hadi Wijaya Dorong Daerah Lain Tetap Eksis

DPD RAJAWALI Batam Jadi Sorotan, Krista Hadi Wijaya Dorong Daerah Lain Tetap Eksis

Rapat konsolidasi pengurus dan penyerahan KTA dan SK Kepengurusan Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Batam. (Foto: dok/ist)

SMSNEWS.id | Batam – Konsolidasi organisasi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ujian untuk membuktikan komitmen, kedisiplinan, dan kesungguhan seluruh pengurus dalam menjalankan tanggung jawab. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan rapat konsolidasi dan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) Kota Batam periode 2026–2031.

Kegiatan berlangsung di Utama 98 Food Court lantai 2, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Sabtu (17/10/2026), mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan dihadiri jajaran pengurus DPD RAJAWALI Kota Batam serta Pembina DPD RAJAWALI Kota Batam, Fauzan, S.Pd.I.

Selain menjadi momentum penyerahan dokumen kepengurusan dan KTA, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mempererat hubungan internal dan membahas gambaran program kerja yang akan dijalankan ke depan.

SK kepengurusan diserahkan oleh DPP RAJAWALI melalui Pembina DPD RAJAWALI Kota Batam, Fauzan, S.Pd.I., kepada Ketua DPD RAJAWALI Kota Batam, Marlon Siburian, secara simbolis. Penyerahan itu turut disaksikan Sekretaris DPD RAJAWALI Kota Batam, Jonrius Sinurat, S.H., Bendahara Julpikar Erianto Simanullang, dan jajaran pengurus lainnya.

Dokumen tersebut merujuk pada SK Nomor 012/SK/DPP RAJAWALI/IX/2026 tentang Susunan Dewan Pengurus Daerah RAJAWALI Kota Batam periode 2026–2031.

Momentum ini menjadi awal bagi jajaran pengurus untuk membangun pola kerja yang lebih terstruktur. Setelah kepengurusan ditetapkan, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap rencana dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang terukur, relevan, dan sesuai dengan tujuan organisasi.

Krista Hadi Wijaya: Mempertahankan Persatuan Lebih Berat daripada Membangunnya

Sekretaris Jenderal DPN RAJAWALI, M. Krista Hadi Wijaya, memberikan apresiasi kepada pengurus DPD RAJAWALI Kota Batam. Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan konsolidasi, penyerahan KTA, dan penyusunan program kerja merupakan langkah yang perlu dijaga kesinambungannya.

Namun, Krista mengingatkan bahwa semangat yang tinggi pada masa awal pembentukan organisasi tidak otomatis menjamin keberhasilan dalam jangka panjang.

“Membangun organisasi itu relatif lebih mudah. Yang paling berat dan menjadi ujian terberat adalah mempertahankan semangat, kekompakan, dan persatuan. Banyak organisasi bermula dengan semangat membara, namun perlahan melemah karena lupa menjaga persatuan,” ujar Krista.

Ia menekankan bahwa seluruh pengurus perlu menjaga komunikasi, menghargai perbedaan pandangan, dan menempatkan kepentingan organisasi di atas persoalan yang dapat memecah kebersamaan.

Baginya, soliditas bukan sekadar terlihat ketika pengurus berkumpul dalam sebuah kegiatan. Soliditas justru diuji ketika organisasi menghadapi perbedaan pendapat, tantangan pelaksanaan program, serta tuntutan untuk menyelesaikan tanggung jawab masing-masing.

Krista juga mengingatkan pentingnya menghargai waktu. Menurutnya, kesempatan yang tersedia harus dimanfaatkan untuk melakukan pekerjaan yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat, bukan dihabiskan tanpa arah yang jelas.

“Kepada seluruh jajaran pengurus di DPW maupun DPD RAJAWALI di seluruh Indonesia, tetaplah yakin akan tujuan kita, tetaplah fokus pada apa yang kita perjuangkan, jaga kekompakan dan kesolidan, serta jadilah pribadi yang konsisten dalam berorganisasi. Jangan mudah tergoyahkan oleh hal-hal yang tidak mendukung perjuangan kita,” pesannya.

Batam Jadi Momentum Evaluasi bagi Daerah Lain

Dalam pesannya, Krista turut menyoroti pentingnya mengukur perkembangan organisasi melalui aktivitas dan hasil kerja, bukan hanya berdasarkan lamanya waktu bergabung.

Ia mengajak jajaran RAJAWALI di berbagai daerah untuk melihat kesungguhan pengurus DPD RAJAWALI Kota Batam sebagai dorongan untuk melakukan evaluasi internal.

Menurutnya, pengurus yang baru bergabung sekalipun dapat memulai langkah konkret apabila memiliki komitmen, struktur kerja yang jelas, dan kemauan untuk bergerak bersama.

“Belajarlah dari keseriusan perjuangan rekan-rekan di Batam. Mereka baru saja tergabung, namun telah mulai membangun struktur yang jelas, menyusun program, serta menunjukkan semangat kebersamaan. Hasil tidak selalu ditentukan oleh lamanya waktu seseorang bergabung, tetapi oleh kesungguhan hati dan kerja nyata,” ungkapnya.

Krista secara khusus mengingatkan jajaran di wilayah yang telah lama bergabung agar tidak menjadikan pengalaman organisasi sebagai alasan untuk berpuas diri.

Ia mendorong setiap pengurus mengevaluasi kontribusi, menghidupkan kembali semangat awal, dan membuktikan tanggung jawab melalui kegiatan yang berkesinambungan.

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa keberadaan organisasi harus diikuti dengan aktivitas yang jelas. Masa kepengurusan yang panjang semestinya memberikan ruang lebih besar untuk belajar, memperbaiki sistem kerja, dan meningkatkan pengabdian.

Marlon Siburian: Jangan Berhenti pada Penyerahan SK

Ketua DPD RAJAWALI Kota Batam, Marlon Siburian, menegaskan bahwa penyerahan SK dan KTA harus menjadi titik awal untuk membangun organisasi yang aktif, solid, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, kepengurusan yang telah ditetapkan perlu menunjukkan keseriusan melalui perencanaan dan pelaksanaan program kerja yang melibatkan seluruh jajaran.

“Penyerahan SK dan KTA ini merupakan awal dari tanggung jawab kami. Kami tidak ingin organisasi hanya aktif ketika ada kegiatan seremonial. Setelah konsolidasi ini, yang perlu dibangun adalah pola kerja yang jelas, komunikasi yang baik, dan program yang benar-benar bisa dilaksanakan bersama,” tegas Marlon.

Ia juga menekankan bahwa kekompakan harus dipelihara melalui sikap saling menghargai dan kesediaan menjalankan tugas masing-masing.

“Kami menyadari bahwa membangun organisasi membutuhkan proses. Karena itu, seluruh pengurus harus memiliki komitmen yang sama, tidak berjalan sendiri-sendiri, dan bersedia mengevaluasi kekurangan. Kami ingin setiap langkah DPD RAJAWALI Kota Batam memiliki tujuan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Marlon juga menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada pengurus harus dijawab dengan kedisiplinan dan kontribusi, sehingga organisasi dapat berkembang secara bertahap sesuai kapasitas dan program yang telah disepakati.

Jonrius Sinurat: Soliditas Harus Terlihat dalam Sistem Kerja

Sementara itu, Sekretaris DPD RAJAWALI Kota Batam, Jonrius Sinurat, S.H., menyoroti pentingnya membangun fondasi organisasi melalui administrasi, koordinasi, dan evaluasi yang berkelanjutan.

Menurutnya, semangat kebersamaan perlu diterjemahkan menjadi mekanisme kerja yang memungkinkan setiap pengurus memahami peran dan tanggung jawabnya.

“Soliditas organisasi tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kebersamaan dalam satu ruangan. Kekompakan harus terlihat dalam cara kita berkomunikasi, menyelesaikan tugas, mengambil keputusan, dan menjalankan program yang telah disepakati. Setiap pengurus perlu berkontribusi sesuai tanggung jawabnya,” ucap Jonrius.

Ia menambahkan bahwa penyusunan program kerja perlu mempertimbangkan kebutuhan organisasi, sumber daya yang tersedia, dan kemampuan pelaksanaannya. Dengan demikian, program tidak berhenti sebagai daftar rencana, tetapi memiliki tahapan kerja dan target yang realistis.

“Sebagai sekretaris, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan administrasi dan koordinasi berjalan tertib. Kami perlu membangun kebiasaan mendokumentasikan kegiatan, mencatat hasil rapat, membagi tugas secara jelas, serta melakukan evaluasi. Dengan sistem kerja yang baik, organisasi akan lebih mudah mengukur perkembangan dan memperbaiki kekurangan,” lanjut Jonrius.

Jonrius juga mengajak seluruh pengurus menjaga komunikasi terbuka agar setiap persoalan dapat dibicarakan secara konstruktif sebelum berkembang menjadi hambatan organisasi.

Konsolidasi Harus Berujung pada Kerja Nyata

Rapat konsolidasi DPD RAJAWALI Kota Batam menjadi momentum untuk menyatukan komitmen dalam menjalankan kepengurusan periode 2026–2031. Penyerahan SK dan KTA memberikan landasan administratif, sedangkan keberhasilan organisasi selanjutnya bergantung pada pelaksanaan program dan kontribusi setiap pengurus.

Pesan Sekjen DPN RAJAWALI mengenai persatuan, konsistensi, kedisiplinan, dan penghargaan terhadap waktu menjadi pengingat bahwa organisasi membutuhkan lebih dari sekadar semangat pada masa awal.

Bagi jajaran DPD RAJAWALI Kota Batam, pekerjaan berikutnya adalah menjaga komunikasi internal, menyusun prioritas program, membagi tanggung jawab, serta memastikan setiap kegiatan dievaluasi secara berkala.

Kekompakan perlu dijaga tanpa menghilangkan ruang bagi kritik dan perbedaan pendapat yang konstruktif. Dengan demikian, persatuan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi dasar untuk membangun organisasi yang tertib, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil.

Sebagaimana pesan Krista, organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu mempertahankan semangat sekaligus menunjukkan hasil kerja. Tantangan tersebut kini menjadi bagian dari perjalanan DPD RAJAWALI Kota Batam dalam menjalankan amanah kepengurusan periode 2026–2031. (*/Jul)

Editor: Red

Lebih baru Lebih lama