Polri Mutasi 19 Kapolda, 70 Personel Dapat Promosi Polri Mutasi 19 Kapolda, 70 Personel Dapat Promosi

Polri Mutasi 19 Kapolda, 70 Personel Dapat Promosi

Polri Mutasi 19 Kapolda, 70 Personel Dapat Promosi. (Foto: dok/ist)

SMSNEWS.id | Jakarta – Polri melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Secara keseluruhan, terdapat 88 Pati dan Pamen yang mengalami mutasi, dengan 70 personel di antaranya mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.

Sejumlah posisi strategis di tingkat Mabes Polri turut mengalami pergantian. Jabatan tersebut antara lain Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, serta Koorspripim Polri.

Selain di tingkat Mabes Polri, rotasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rangkaian pergantian jabatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah Pati dan Pamen Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan Korps Raport kenaikan pangkat 23 Pati Polri yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Dari 23 Pati tersebut, tujuh personel naik pangkat menjadi Komjen Pol., 14 personel menjadi Irjen Pol., dan dua personel menjadi Brigjen Pol.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Johnny dalam keterangannya.

Johnny mengatakan Kapolri berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan dan tanggung jawab masing-masing.

Selain itu, para pejabat baru diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.

Polri menyebut rangkaian pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian, baik di lingkungan Mabes Polri maupun jajaran kewilayahan. (*)

(Red)

Lebih baru Lebih lama