![]() |
Lurah Pulau Pecong Apresiasi Program Mahasiswa KKN UNRIKA 2025. (Foto : dok/ist) |
SMSNEWS.id | Batam – Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Batam melalui Kelompok 20 KKN telah menyelesaikan program pengabdian masyarakat di Kelurahan Pecong, Kecamatan Belakang Padang. Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 10 hingga 23 Agustus 2025 ini melibatkan 26 mahasiswa lintas jurusan dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, penguatan karakter sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menghadirkan 11 kegiatan unggulan, di antaranya pengajaran bahasa Inggris dasar dan edukasi pengelolaan sampah, permainan memory run untuk melatih konsentrasi siswa SD, pembelajaran grammar di SMP, sosialisasi anti bullying di kalangan remaja, kegiatan keagamaan di TPQ, hingga renovasi sumur warga untuk memperluas akses air bersih.
Selain itu, mahasiswa juga turut serta menyemarakkan HUT ke-80 RI bersama masyarakat melalui lomba kebersihan tingkat RT dan berbagai acara kemerdekaan lainnya.
Ketua KKN Kelompok 20, Piter Rahmat Gulo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar program akademik, melainkan kesempatan berharga untuk belajar langsung dari masyarakat.
“Kami datang untuk berbagi ilmu, namun justru mendapat pelajaran berharga dari warga Pecong tentang kebersamaan, solidaritas, dan semangat gotong royong. Harapan kami, program ini menjadi pijakan awal bagi keberlanjutan pembangunan di desa ini,” kata Rahmat.
Ucapan terima kasih juga disampaikan pihak kelurahan. Lurah Pecong, Azhar, yang diwakili oleh Muhiddin, menyatakan apresiasinya.
“Mahasiswa UNRIKA telah menunjukkan kepedulian yang nyata. Anak-anak mendapat pembelajaran tambahan, lingkungan lebih terjaga, dan ada semangat kebersamaan yang tercipta. Kontribusi ini sangat bernilai bagi masyarakat kami,” ujar Azhar.
Dosen Pembimbing Lapangan, Habibuddin Nasution, S.E., M.M., menilai bahwa program KKN melatih mahasiswa untuk memahami kebutuhan nyata masyarakat.
Sementara itu, Ketua LPPM UNRIKA, Dr. Ramses, S.Pi., M.Si., menambahkan bahwa kegiatan pengabdian semacam ini akan terus diperkuat.
“UNRIKA berkomitmen menjadikan KKN sebagai sarana mahasiswa berkontribusi langsung, terutama di wilayah pesisir dan kepulauan. Ke depan, model pengabdian ini akan diperluas agar manfaatnya semakin luas dirasakan,” jelasnya.
Program KKN Kelompok 20 ditutup dengan penyerahan laporan resmi kepada Kelurahan Pecong dan LPPM UNRIKA. Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan berharap kemitraan dengan kampus dapat terus berlanjut di masa mendatang. (Jamal)
Editor : Red