![]() |
| HUT ke-22 Samosir Jadi Momentum Promosi Wisata dan Penguatan UMKM. (Foto: dok/ist) |
SMSNEWS.id | Samosir – Pemerintah Kabupaten Samosir menjadikan perayaan Hari Jadi ke-22 sebagai panggung strategis promosi wisata dan penguatan ekonomi lokal. Kegiatan yang berlangsung 26–27 Februari 2026 di Segmen 5 Waterfront City Pangururan itu diproyeksikan menyedot ribuan pengunjung.
Tema “Samosir Rumah Kita” dipilih untuk menegaskan identitas kolektif masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan. Ketua Panitia Tunggul Sinaga menegaskan bahwa perayaan tahun ini dirancang tidak sekadar seremonial, melainkan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Fokus anggaran diarahkan pada pelestarian budaya dan promosi pariwisata. Dampaknya harus dirasakan UMKM, homestay, hingga sektor perhotelan,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (25/2/26).
Ruang Besar bagi UMKM Lokal
Sebanyak 25 stand disiapkan khusus bagi pelaku usaha lokal. Prioritas diberikan kepada UMKM asli Samosir sebagai bentuk keberpihakan terhadap ekonomi masyarakat.
Festival Kuliner pada hari pertama akan mengangkat kekayaan pangan tradisional, termasuk diskusi tentang “Dalini Horbo” dan naniura sebagai identitas kuliner Batak. Selain menjadi sarana hiburan, festival ini diharapkan memperluas pasar produk lokal.
Malam harinya, hiburan rakyat menghadirkan penampilan band-band lokal serta panggung apresiasi pelajar, sebagai ruang ekspresi generasi muda.
Penataan Teknis dan Respons Pedagang
Pergeseran jadwal onan dari Rabu ke Senin menjadi perhatian publik. Pemerintah daerah menilai langkah ini penting untuk kelancaran teknis acara dan penataan lokasi. Meski sempat menuai reaksi pedagang, panitia memastikan sosialisasi telah dilakukan dan keputusan diambil melalui pertimbangan matang.
Puncak Perayaan dan Strategi Promosi
Hari kedua diawali kebaktian oikumenis sebagai bentuk syukur bersama. Acara puncak diisi kolaborasi seni budaya, prosesi simbolis penyalaan lilin, pemotongan kue ulang tahun, serta makan bersama adat Batak.
Perayaan akan semakin semarak dengan penampilan sejumlah artis daerah dan ditutup konser dari Ungu. Kehadiran band papan atas tersebut dinilai sebagai magnet utama untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.
Pada momen yang sama, pemerintah daerah juga akan meluncurkan Horas Samosir Fiesta 2026 sebagai kalender event tahunan untuk memperkuat posisi Samosir sebagai destinasi unggulan kawasan Danau Toba.
Panitia menargetkan 4.000 hingga 5.000 pengunjung hadir selama dua hari pelaksanaan. Pemerintah berharap momentum ini bukan hanya memperingati usia ke-22 Kabupaten Samosir, tetapi juga menjadi langkah konkret memperkuat citra pariwisata dan menggerakkan ekonomi rakyat. (Darwin Habeahan)
Editor: Red

