Kenal di Facebook, Ibu Muda dan Bayinya Raib Dibawa Pria Misterius Kenal di Facebook, Ibu Muda dan Bayinya Raib Dibawa Pria Misterius

Kenal di Facebook, Ibu Muda dan Bayinya Raib Dibawa Pria Misterius

Kenal di Facebook, Ibu Muda dan Bayinya Raib Dibawa Pria Misterius. (Foto: dok/ist)

SMSNEWS.id | Medan – Kisah memilukan dialami keluarga Suparno di Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Putrinya yang masih berusia 18 tahun bersama bayi balitanya dilaporkan hilang setelah pergi bersama seorang pria yang baru dikenalnya melalui media sosial.

Hingga Sabtu (14/3/26), keberadaan ibu muda bernama Riri Andini Maharani beserta anaknya Isha Alamahi (2) masih belum diketahui.

Ayah Riri, Suparno (55), menuturkan bahwa peristiwa itu bermula pada Minggu (8/3/26) sekitar pukul 18.00 WIB ketika seorang pria bernama Aldi (20) datang menjemput putrinya ke rumah.

Pria tersebut datang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio dan meminta izin kepada keluarga untuk mengajak Riri berbuka puasa bersama.

“Kami kira cuma buka puasa sebentar di angkringan atau kafe di Sunggal. Jadi kami izinkan,” ujar Suparno.

Namun setelah pergi dari rumah, Riri tidak pernah kembali hingga beberapa hari kemudian. Kepergian tersebut juga membuat keluarga semakin cemas karena Riri membawa serta anaknya yang masih balita.

Suparno mengungkapkan bahwa Aldi sebenarnya merupakan kenalan baru putrinya. Mereka diketahui baru saling mengenal sekitar satu bulan melalui Facebook, lalu melanjutkan komunikasi melalui WhatsApp.

Menurut pengakuan Aldi kepada keluarga, ia tinggal di sebuah rumah kos di kawasan Jalan Gatot Subroto, Medan, dekat pusat perbelanjaan Carrefour.

“Dia bilang berasal dari Rantauprapat. Tapi kami tidak tahu pasti apakah itu benar atau tidak,” kata Suparno.

Sebelum kejadian, Suparno juga mengaku sempat merasa heran dengan sikap Aldi yang beberapa kali menawarkan barang untuk dijual.

“Dia pernah menawarkan jam tangan ke saya. Karena saya tidak suka pakai jam, saya tolak. Lalu dia juga menawarkan sepeda motor yang dia pakai,” ungkapnya.

Namun tawaran itu ditolak oleh Suparno. Tak lama setelah kejadian tersebut, putrinya justru pergi bersama pria tersebut dan tidak kembali lagi.

Kondisi semakin menyulitkan pencarian karena Riri tidak membawa telepon seluler ketika pergi. Keluarga juga tidak memiliki nomor telepon Aldi.

“Makanya kami benar-benar tidak bisa menghubungi mereka. Itu yang membuat kami sangat khawatir,” kata Suparno.

Riri sendiri dikenal sebagai ibu muda yang membantu ekonomi keluarga dengan berjualan jajanan anak-anak seperti sosis dan makanan ringan di sekitar lingkungan rumahnya.

Keluarga berharap kepergian tersebut bukan merupakan tindak kejahatan. Namun hingga kini ketidakjelasan keberadaan Riri dan bayinya membuat keluarga tidak bisa menahan rasa cemas.

Akhirnya keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan setelah mendapat arahan dari aparat lingkungan setempat, termasuk Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta kepala desa dan kepala lingkungan.

Suparno juga menyampaikan ciri-ciri terakhir putrinya ketika pergi, yakni mengenakan celana hitam, baju oranye, dan hijab hitam. Sementara pria yang membawanya memiliki postur tubuh kecil, kulit gelap, serta rambut depan diwarnai.

“Kami hanya ingin anak dan cucu kami kembali dengan selamat. Itu saja harapan kami,” ujar Suparno dengan nada haru.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan ibu muda tersebut beserta anaknya, sekaligus menelusuri identitas dan keberadaan pria yang terakhir kali terlihat bersamanya. (Gomal)

Editor: Red

Lebih baru Lebih lama