![]() |
| Samosir Siap Dukung Program Pertanian Modern Berbasis AI. (Foto: dok/ist) |
SMSNEWS.id | Samosir – Pemerintah Kabupaten Samosir menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pertanian modern berbasis teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membantu petani dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dalam mengelola lahan pertanian.
Komitmen tersebut terlihat dari keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam rapat tindak lanjut pengembangan pertanian berbasis AI yang digelar di Mess Pora-Pora Parapat, Kabupaten Simalungun, Jumat (6/3/26).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata bersama para kepala daerah dari wilayah Kawasan Danau Toba.
Rapat tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dan merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dengan para kepala daerah di kawasan Danau Toba yang sebelumnya dilaksanakan di Jakarta.
Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh pemerintah daerah terhadap program pertanian modern berbasis AI yang direncanakan pemerintah pusat untuk dikembangkan di Sumatera Utara.
Menurut Bobby, penerapan teknologi AI dalam sektor pertanian akan menjadi bagian penting dalam mendorong terbentuknya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berfokus pada pengembangan pertanian modern dan berkelanjutan.
“Program ini harus kita dukung bersama. Kita perlu membahas langkah-langkah yang akan diambil, baik dari sisi teknis maupun tahapan pelaksanaannya. Seluruh kepala daerah, khususnya yang berada di kawasan Toba, harus berperan aktif dan siap mendukung program pemerintah pusat,” ujar Bobby Nasution.
Pemanfaatan teknologi AI dalam sektor pertanian nantinya diharapkan dapat memberikan berbagai manfaat bagi para petani. Teknologi ini dapat digunakan untuk memprediksi curah hujan, menentukan waktu tanam dan panen yang lebih tepat, mendeteksi potensi serangan hama, hingga memperkirakan hasil produksi pertanian.
Dengan dukungan dari pemerintah daerah, program pertanian berbasis AI ini diharapkan dapat menjadi terobosan baru dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di kawasan Danau Toba, termasuk di Kabupaten Samosir. (Darwin Habeahan)
Editor: Red

