![]() |
| Dekorasi Perpisahan Pdt. Els dan Kepala RRI Sorong, Djery (insert). (Foto: dok/Jos/ist) |
SMSNEWS.id | Sorong – Perpisahan tidak hanya meninggalkan kenangan melalui rangkaian acara dan pesan-pesan yang disampaikan. Suasana tempat berlangsungnya kegiatan juga dapat menjadi bagian penting yang memperkuat kesan sebuah momentum.
Hal tersebut terlihat dalam acara perpisahan Ketua Jemaat GKI Syaloom Klademak, Pdt. Els Putirulan. Ruangan tempat berlangsungnya kegiatan ditata dengan dekorasi yang memberikan nuansa tersendiri bagi para peserta yang hadir.
Di balik penataan tersebut terdapat sosok Djery M.S.PT., Kepala LPP RRI Sorong, yang dikenal memiliki hobi mendekorasi ruangan. Aktivitas tersebut menjadi salah satu cara baginya untuk menyalurkan kreativitas di luar rutinitas sebagai pimpinan RRI Sorong.
Bagi Djery, dekorasi bukan sekadar persoalan memperindah sebuah ruangan. Penataan harus mampu menyesuaikan dengan jenis kegiatan sehingga suasana yang dibangun dapat mendukung jalannya acara.
Ia mengaku hobinya tersebut telah lama dilakukan dan tidak terbatas pada satu jenis tempat. Rumah maupun gedung dapat menjadi ruang untuk menuangkan kreativitas, termasuk fasilitas kantor tempat dirinya menjalankan tugas.
“Saya saat ini dipercayakan menjabat selaku Kepala RRI di Sorong, tetapi saya laksanakan untuk dekor bila ada acara-acara di rumah-rumah maupun kantor,” kata Djery.
Ia mencontohkan Aula Kei Kok RRI Sorong sebagai salah satu tempat yang juga menjadi ruang baginya untuk menyalurkan kemampuan dekorasi. Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan dan momentum yang ada.
Yang menarik, hobi itu tidak selalu diarahkan menjadi ladang bisnis. Djery justru lebih banyak memanfaatkannya sebagai bentuk ekspresi kreativitas dan kontribusi ketika ada kegiatan yang membutuhkan penataan ruangan.
Sikap tersebut memperlihatkan bahwa hobi tidak selamanya harus berujung pada kepentingan komersial. Ada kalanya sebuah kemampuan dikembangkan untuk memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan sosial dengan lingkungan sekitar.
Kreativitas Djery juga terlihat dari perubahan suasana sejumlah bagian di lingkungan LPP RRI Sorong. Berdasarkan pantauan media ini, penataan ruangan dan lingkungan kantor tampak semakin memberikan kesan menarik bagi orang yang berkunjung maupun mereka yang beraktivitas di dalamnya.
Kehadiran dekorasi dalam acara perpisahan Pdt. Els Putirulan menjadi salah satu contoh bagaimana kreativitas personal dapat memberi warna pada sebuah kegiatan. Sentuhan dekorasi bukan hanya memperindah tempat, tetapi turut menciptakan suasana yang lebih nyaman dan berkesan bagi orang-orang yang hadir.
Di tengah tanggung jawabnya memimpin LPP RRI Sorong, Djery tetap memberikan ruang bagi hobinya untuk berkembang. Baginya, kreativitas dapat dijalankan kapan saja dan di mana saja selama terdapat kesempatan untuk berkarya.
Perpisahan Pdt. Els Putirulan akhirnya tidak hanya menjadi sebuah momentum pelepasan, tetapi juga memperlihatkan sisi lain dari seorang pimpinan RRI Sorong yang memiliki perhatian terhadap seni penataan ruang dan dekorasi. (Jos)
Editor: Red

