RAJAWALI Batam: Sumpah Pemuda Harus Diwujudkan dalam Karya Nyata RAJAWALI Batam: Sumpah Pemuda Harus Diwujudkan dalam Karya Nyata

RAJAWALI Batam: Sumpah Pemuda Harus Diwujudkan dalam Karya Nyata

RAJAWALI Batam: Sumpah Pemuda Harus Diwujudkan dalam Karya Nyata. (Foto: dok/ist)

SMSNEWS.id | Batam — Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum refleksi bagi generasi muda Indonesia untuk memperkuat persatuan, menjaga semangat kebangsaan, serta mengambil peran nyata dalam pembangunan bangsa. Nilai-nilai yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 dinilai tetap relevan di tengah perkembangan teknologi informasi, dinamika sosial, dan tantangan menjaga kualitas demokrasi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) Kota Batam, Marlon Siburian, menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurutnya, persatuan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, sikap saling menghargai, serta kesediaan setiap generasi untuk berkontribusi sesuai bidang dan profesinya.

Sebagai organisasi yang menaungi insan pers dan lembaga, RAJAWALI memandang pemuda memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang kritis, berwawasan kebangsaan, dan bertanggung jawab. Pemuda tidak hanya dituntut mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga harus memiliki integritas, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita hidupkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar diucapkan setiap tanggal 28 Oktober. Perbedaan latar belakang, suku, agama, pendidikan, maupun profesi seharusnya menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia, bukan alasan untuk terpecah belah. Kami mengajak generasi muda untuk terus berkarya, menjaga persaudaraan, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Marlon Siburian.

Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi derasnya arus informasi. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk menyebarkan pengetahuan, memperkuat solidaritas, dan mendorong perubahan positif, bukan menjadi sarana menyebarkan kebencian, provokasi, maupun informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, Sekretaris DPD RAJAWALI Kota Batam, Jonrius Sinurat, S.H., yang berlatar belakang pendidikan hukum serta berprofesi sebagai jurnalis dan pemimpin media, menyoroti pentingnya hubungan antara semangat Sumpah Pemuda, supremasi hukum, dan kemerdekaan pers.

Menurut Jonrius, persatuan bangsa membutuhkan ruang publik yang sehat, keterbukaan informasi, serta masyarakat yang mampu membedakan fakta, opini, dan informasi yang menyesatkan. Dalam konteks tersebut, pers memiliki tanggung jawab profesional untuk menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, terverifikasi, dan berlandaskan kode etik jurnalistik.

“Bagi saya, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang menyatukan perbedaan, tetapi juga tentang membangun tanggung jawab bersama terhadap masa depan bangsa. Sebagai jurnalis dan insan pers, kita memiliki kewajiban moral dan profesional untuk menjaga kebenaran informasi, mengawal kepentingan publik, serta menjalankan kemerdekaan pers secara bertanggung jawab. Pers yang berintegritas merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dan demokratis,” ungkap Jonrius.

Ia menambahkan, pemahaman terhadap hukum perlu berjalan beriringan dengan kesadaran kebangsaan. Kemerdekaan menyampaikan pendapat dan memperoleh informasi harus dihormati, sementara pelaksanaan kebebasan tersebut tetap disertai tanggung jawab, penghormatan terhadap hak orang lain, serta kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam perspektif hukum dan jurnalistik, Jonrius menilai bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menjadi salah satu landasan penting dalam menjaga kemerdekaan pers sekaligus menegaskan tanggung jawab profesional wartawan. Oleh karena itu, generasi muda yang memilih dunia jurnalistik perlu membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan, integritas, dan keberanian untuk mempertahankan kebenaran berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengajak kalangan muda untuk menjadikan pendidikan sebagai sarana memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas kontribusi bagi masyarakat. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menguasai teknologi, tetapi juga oleh karakter, kedewasaan berpikir, serta kesanggupan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Marlon Siburian dan Jonrius Sinurat menegaskan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda harus menjadi pedoman lintas generasi, termasuk bagi insan pers yang memiliki peran dalam membentuk pemahaman publik. Persatuan, profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab sosial perlu berjalan beriringan agar kebebasan berekspresi dapat memberikan manfaat bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda, DPD RAJAWALI Kota Batam mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan insan pers, untuk memperkuat kolaborasi, menjaga persaudaraan dalam keberagaman, serta menggunakan kemampuan dan profesi masing-masing untuk menghadirkan perubahan yang konstruktif.

“Bersatu dalam keberagaman, bertumbuh melalui pendidikan, dan mengabdi dengan integritas. Semangat Sumpah Pemuda harus hidup dalam karya dan tanggung jawab kita setiap hari,” menjadi pesan yang ingin ditegaskan DPD RAJAWALI Kota Batam dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. (Kristina)

Editor: Red

Lebih baru Lebih lama